Minggu, 05 Maret 2017
Surat Untuk Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Selamat sore Yth Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Saya mau melaporkan Pak bahwa ada sekolah yaitu sekolah Negeri 3 Tanjung Morawa Deli Serdang Sumatera Utara yang menurut saya sudah melakukan praktik pungli.
Dengan alasan unuk biaya perpisahan kelas 3 SMP melalui kegiatan pensi (pentas seni), guru (sekolah) meminta/mengutip kepada setiap siswa sebesr Rp 500.000/orang.
Agar sudi kiranya Bapak mengutus tim pengawas/audit ke sekolah tersebut untuk memeriksa kebenaran perkataan saya ini.
Informasi yang kami peroleh dari salah satu siswa yang bersekolah di sekolah tersebut terdapat sebanyak 7 unit kelas 9 (kelas 3 smp)
kemudian setiap kelas rata-rata ada 37 orang siswa. Artinya total siswa kelas 3 ada sebanyak 259 orang. Maka bila dikumpulkan uang dari 259 siswa tersebut terkumpullah Rp 129.500.000 (seratus dua puluh sembilan juta lima ratus ribu rupiah). Sungguh angka yang sangat besar untuk sebuah kegiatan perpisahan sekolah menengah pertama (smp) di daerah pedesaan pak.
Kemudian pak, bukankah pemerintah saat ini sedang menggalakkan program bantuan kepada seluruh siswa baik disekolah negeri maupun swasta dari jenjang pendidikan dasar (sd) sampai sekolah menengah (sma), seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera, tetapi kenapa sekolah SMP NEGERI 3 Tanjung Morawa malah membebankan siswanya sebesar Rp 500.000 untuk biaya yang kami rasa tidak begitu perlu yaitu untuk keperluan perpisahan kelas 3 SMP.
Mayoritas siswa yang bersekolah di sana adalah anak petani pak, sebagian besar hidup dalam kekurangan. Sehingga untuk biaya sebesar Rp 500.000 itu kami rasa sangat besar sekali apalagi untuk keperluan yang "kurang berguna" dan terkesan berlebihan.
Inilah surat saya kepada Bapak Menteri selaku pimpinan terbesar dibidang pendidikan di negara tercinta kita ini, semoga Bapak selalu dalam perlindungan Tuhan dan diberi kesehatan, amin.
Semoga surat ini dibaca oleh Bapak menteri dan semoga ada manfaatnya.
Sekedar info, surat ini sudah di tulis/dikirim ke facebook/fan page menteri pendidikan dan kebudayaan dan semoga saja dibaca, amin...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar