Habis mengajar dari sekolah kerjasama bimbel Medica, SMA N4 Tebing Tinggi, aku dan ka Anita (tentor Sejarah) bergegas meninggalkan sekolah tersebut. Kalau saya masih akan lanjut ke lokasi medica ranto prapat sedangkan kak anita balik ke Medan.
Kebetulan dari jalan lintas siantar, kampung Pabatu tersebut tidak ada bus yang langsung ke Kota Ranto Prapat, maka aku harus nyambung lagi ke simpang medan dari sana nanti lanjut ke ranto prapat.
Baca juga : Salah Naik Bus, Salah Siapa
Beberapa menit menunggu lewatlah bus Intra yang tujuannya ke Medan, aku dan ka anita menumpang bus tersebut. Di dalam bus kami banyak cerita tentang apa saja, dan cerita terakhir kaka itu mengenai ada salah satu kawan kami, ka Rita namanya yang sudah tertipu melalui facebook teman kami kepala yayasan medica Palembang yang sudah di hack oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Kaka rita ditipu, dan jumlah uang yang diambil cukup banyak, 1,5juta.
Jadi begini ceritanya, sekitar jam 1 malam akun fb kepala yayasan medica palembang yang sudah di hack sebut saja namanya kak nur aktif (online)
Kemudian ka nur mengirim pesan kepada semua temannya di fb termasuk ka rita (kebetulan ka rita online), intinya kak nur menanyakan kepada kak rita apakah kak rita punya sms banking, kalau punya kak nur mau meminjam uang sebesar 1,5 juta dan akan dikembalikan langsung besok pagi.
Karna ka rita termakan bujuk rayu dan permohonan dari ka nur dan kak rita juga tidak curiga sama sekali, maka ka rita langsung mengirim (transfer) duit sebesar yang diminta oleh ka nur.
Pagi harinya setelah duit ditransfer ternyata ka nur meminta lagi uang sebesar 1,3 juta, katanya uangnya masih kurang untuk membayar hutang ka nur. Namun permintaan kedua dari ka nur tersebut mulai dicurigai oleh ka rita yang seolah-olah baru sadar kalau dia sudah ditipu oleh akun fb kepala yayasan yang terkena hack oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ka rita menolak, dia mengatakan, "Yang tadi saja belum kaka balikkan (bayar), janji kaka pagi langsung kaka kembalikan tapi kaka minta lagi tanpa mengembalikan yang pertama, balikan dulu yang pertama karna itu uang kantor ka, kalau kaka sudah balikan baru ku transfer lagi pakai uang ku, mau kaka pakai selama dua minggu juga tidak apa-apa"
Tapi ternyata cara ka rita untuk meminta uang tersebut gagal, sipenipu mengatakan, "kaka lagi ada acara dek, lagi sibuk, nanti kalau kamu sudah transfer semua langsung kaka kembalikan" dan pada akhirnya ka rita tidak mau karna dia sudah sadar kalau ternyata akun facebook ka nur tersebut sudah di hack oleh seorang penipu yang ingin memanfaatkan kesempatan untuk menipu seseorang.
Pesan!
1. Hati-hati dalam menggunakan facebook, akun fb kita mudah di hack orang karna kesalahan kita sendiri.
Contohnya:
Kalau kita sering online di facebook di warung internet atau warnet, sebaiknya gunakanlah browser privat yang dapat secara otomatis menghapus history kegiatan online kita, atau kalau menggunakan browser biasa juga boleh asal jangan lupa hapus history dari kegiatan online, caranya tekan ctrl plus h secara bersamaan lalu pilih hapus history, cara tersebut dapat menghapus riwayat login saat kita terhubung di fb dll
2. Kemudian, berhati-hatilah terhadap seseorang yang menawarkan sesuatu di fb kemudian dia meminta untuk klik link tertentu, lalu meminta email dan password dari akun fb kita, sebaiknya abaikan/tinggalkan saja. Karna itu modus baru, pekerjaan robot jahat yang bisa merekam email dan password kita.
3. Bagi anda yang menemukan ada seseorang di fb yang meminta bantuan atau pinjaman walaupun itu dari akun fb teman baik sebaiknya jangan di hiraukan, coba pastikan kalau memang dia teman yang sedang aktif di fb tersebut, caranya ajukan satu pertanyaan yang hanya akun asli dan anda sendiri yang tahu jawabannya.
Semoga anda mendapatkan hikmah dan pelajaran dari pengalaman buruk yang dialami ka rita tadi ya teman-teman dan semoga tidak ada korban penipuan lagi. Terimakasih sudah membaca cerita sekejab saya ini, mohon maaf kalau bahasanya agak belepotan hehehe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar