Bermula karna faktor buru-buru mengejar waktu, takut terlambat masuk kerja.
Nah ceritanya begini, hari ini (Senin, 20 Februari 2017) aku berangkat kerja ke Medica, tapi ini bukan di lokasi medica melainkan lokasi kerjasama medica, sekolah sma 4 Tebing Tinggi yang lokasinya di Kampung Pabatu, Tebing Tinggi.
Pembelajaran harus sudah dimulai jam 14.30, sementara jam ditangan sudah pukul 12.20 bus yang kesana tidak satupun lewat. Kemudian pukul 12.30 lewat lah mini bus (angkot) Rajawali, dia berhenti didepan ku, lalu ku tanyalah "bang, lewat sma 4 tebing kan?" Tanya ku. Lalu abg supirny menjawab "tebingkan.., ia bang" jawab supir itu
Beberapa saat kemudian,
Selama di perjalanan perasaan sudah tidak enak, yang karna sempitlah, angkotnya suka ngetem di simpanglah pokoknya makin pusing, namun bisa juga tertidur sebentar, hehehe.
Kurang dari dua jam akhirnya sampailah di kota Tebing tinggi, eh supirnya bertanya kepada ku, "bang, sma 4 mana ya dekat simpang kampung keling ya" lalu ku jawab enggak bang.
Kemudian di pangkalan dia berhenti, mungkin pergantian supir, berganti dengan supir raun, sementara supir batangannya (supir utama) mungkin makan siang.
Supir raun nanya, aku mau kemana, ku jawab sma 4 bang, lalu ditanya lagi sma 4 mana, sma 4 sudah lewat, lalu ku bilang belom bang, sma 4 yang ke arah siantar, oh sma 4 Pabatu ya, ia ku bilang lah karna baru teringat aku kalau nama tempat atau kampung itu kampung Pabatu.
Lalu jawab abang itu, bang sudah salah bus, ini gak sampai kesana, ini hanya sampai tebing saja, katanya. Lalu ku jawablah tadi kata supirnya sampai, naik ajalah, makanya aku naik bang. Lalu katanya yodalah bang, abang ku turunlan disimpang aja ya, nanti ada angkot kuning yang mau kesana naik aja abang.
Dan akhirnya aku turun, menyambung angkot lain. Tambah ongkos lagi, tambah capek lagi sudah gitu makin tambah lama lagi sampai ke lokasi, padahal waktu untuk mengajar sudah sangat mepet.
Akhirnya aku tiba juga di lokasi sekolah sma 4 Tebing Tinggi jam 14.20. Hampir terlambat, syukurnya sudah ku pesankan sama teman ku bernama Kans kalau nanti ditanya bilang aku yang mengajar disana, sehingga ketika aku sampai disana manager lokasi tidak marah kepada ku, tetapi malah ada teman perempuan bernama irma pembimbing bahasa inggris yang menyindir ku. Ontime nyampek nya ya, seraya tersenyum mengejek.
Pesan:
1. Jangan berangkat kesuatu tempat dengan waktu yang sangat singkat (terburu-buru) agar kita bisa lebih konsentrasi dan fokus.
2. Jangan salah memberi alamat kepada orang lain, pada kasus ini aku yang salah, seandainya tadi aku bilang SMA 4 Pabatu mungkin angkot tadi tidak akan menerima saya.
3. Tetap tenang dan jangan panik agar semua bisa berjalan lancar.
4. Bersabar (karna ternyata setelah saya naik angkot tadi beberapa menit kemudian lewat bus besar, bus intra yang memang lewat dari tempat itu)
5. Bersyukur karna Semua ada hikmahnya, karna kejadian ini saya bisa berbagi kepada kalian, nah ambilah pelajaran dari kejadian ku ini ya, terimakasih
Nah ceritanya begini, hari ini (Senin, 20 Februari 2017) aku berangkat kerja ke Medica, tapi ini bukan di lokasi medica melainkan lokasi kerjasama medica, sekolah sma 4 Tebing Tinggi yang lokasinya di Kampung Pabatu, Tebing Tinggi.
Pembelajaran harus sudah dimulai jam 14.30, sementara jam ditangan sudah pukul 12.20 bus yang kesana tidak satupun lewat. Kemudian pukul 12.30 lewat lah mini bus (angkot) Rajawali, dia berhenti didepan ku, lalu ku tanyalah "bang, lewat sma 4 tebing kan?" Tanya ku. Lalu abg supirny menjawab "tebingkan.., ia bang" jawab supir itu
Beberapa saat kemudian,
Selama di perjalanan perasaan sudah tidak enak, yang karna sempitlah, angkotnya suka ngetem di simpanglah pokoknya makin pusing, namun bisa juga tertidur sebentar, hehehe.
Kurang dari dua jam akhirnya sampailah di kota Tebing tinggi, eh supirnya bertanya kepada ku, "bang, sma 4 mana ya dekat simpang kampung keling ya" lalu ku jawab enggak bang.
Kemudian di pangkalan dia berhenti, mungkin pergantian supir, berganti dengan supir raun, sementara supir batangannya (supir utama) mungkin makan siang.
Supir raun nanya, aku mau kemana, ku jawab sma 4 bang, lalu ditanya lagi sma 4 mana, sma 4 sudah lewat, lalu ku bilang belom bang, sma 4 yang ke arah siantar, oh sma 4 Pabatu ya, ia ku bilang lah karna baru teringat aku kalau nama tempat atau kampung itu kampung Pabatu.
Lalu jawab abang itu, bang sudah salah bus, ini gak sampai kesana, ini hanya sampai tebing saja, katanya. Lalu ku jawablah tadi kata supirnya sampai, naik ajalah, makanya aku naik bang. Lalu katanya yodalah bang, abang ku turunlan disimpang aja ya, nanti ada angkot kuning yang mau kesana naik aja abang.
Dan akhirnya aku turun, menyambung angkot lain. Tambah ongkos lagi, tambah capek lagi sudah gitu makin tambah lama lagi sampai ke lokasi, padahal waktu untuk mengajar sudah sangat mepet.
Akhirnya aku tiba juga di lokasi sekolah sma 4 Tebing Tinggi jam 14.20. Hampir terlambat, syukurnya sudah ku pesankan sama teman ku bernama Kans kalau nanti ditanya bilang aku yang mengajar disana, sehingga ketika aku sampai disana manager lokasi tidak marah kepada ku, tetapi malah ada teman perempuan bernama irma pembimbing bahasa inggris yang menyindir ku. Ontime nyampek nya ya, seraya tersenyum mengejek.
Pesan:
1. Jangan berangkat kesuatu tempat dengan waktu yang sangat singkat (terburu-buru) agar kita bisa lebih konsentrasi dan fokus.
2. Jangan salah memberi alamat kepada orang lain, pada kasus ini aku yang salah, seandainya tadi aku bilang SMA 4 Pabatu mungkin angkot tadi tidak akan menerima saya.
3. Tetap tenang dan jangan panik agar semua bisa berjalan lancar.
4. Bersabar (karna ternyata setelah saya naik angkot tadi beberapa menit kemudian lewat bus besar, bus intra yang memang lewat dari tempat itu)
5. Bersyukur karna Semua ada hikmahnya, karna kejadian ini saya bisa berbagi kepada kalian, nah ambilah pelajaran dari kejadian ku ini ya, terimakasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar